Sabtu, 30 April 2011

Guratan 23: Penuh Rindu

.

Teh,
setahun menahan tak berkhabar denganmu
memendamkan semua rasa dan keinginan
supaya tak mengganggu tenangmu
menggaduh ruang sunyi ku yang lugu
dan kini ku tak sanggup menahan kelu

mungkin aku tak lagi mampu bicara rindu
sebab tiada lagi ruang untuk aksaraku
tak ada lagi kata yang memaknai maksudku
semua tempat telah melimpah rindu
dan aku tenggelam sendu

Teh,
begitu lama tak lagi kau singgahi mimpiku
meski semua rongga telah memuncak dengan rindu
maafkan aku, jika tak mampu menahan tunggu
sebab sesak nafasku kini telah tersumbat oleh rindu

Tidak ada komentar: