melupakanmu serasa aku dihujam sangsi
tapi mengenangmu aku dipagut kerinduan
mencoba mengabaikanmu aku disengat sepi
sedang mengingatmu aku dipeluk kesedihan
cintaku padamu melekat di nafasku
mengalir deras di darah-darahku
basuh dan basahi pori-pori
dalam rindu teramat sangat
dalam sepi yang menyengat
detak detik waktuku berkeringat
lekat pada sosok mu yang ku ingat
ruh ku pun habis semangat
setelah hilang itu hangat
Kini ku di cekam kerinduan
dahaga ku padamu tak kunjung padam
Aku hanya ingin sebuah pertemuan

