derat detik berdetak kaku
cengkeram hasratku temanimu
meski rasa susah
sungguh mengerat tubuhku
namun hempasan
lepasnya kebersamaan itu
memenjarai langkah jiwaku
walau jasad tak sanggup meregang
dan bergerak kehadapanmu
tapi hati dan pikiranku
tak geming meninggalkanmu
ia senantiasa dampingi kamu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar