
aku bisa lihat dan rasakan
kadang kau mengintai di lipatan awan
aku bisa lihat dan rasakan
kadang kau sembunyi dibalik rembulan
dan memuji sgala limpahan keindahan
ketika semilir angin yang menyapa
membawa sejuk embun subuh tiba
aku terhenyak dalam diam dan lantunan doa
dan suasana mantra mencekam seluruh jiwa
tapi sekarang
di keheningan nyanyian hutan
tak kulihat awan dan rembulan
kemana perginya tuan ?
apa yang berlaku disana gerangan ?
disaat aku sungguh tiada harapan
aku sangsi...
ku sangat kehilangan
kehilangan wajahmu yang hadir di awan
hilangnya senyumu di balik rembulan
yang cahyanya terangi tiap langkah jalan
sewaktu kita melintas bergandengan
kamu betul, kamu betul
cinta mu terus ada
menerima segala kekuranganku
dan saat ku kehilanganmu
cinta mu terus ada
membasahi setiap kesepianku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar